Home » » INOVASI DAUN BUNGKUS

INOVASI DAUN BUNGKUS

Written By Umarlan on 16 Agustus 2014 | 23.12



daun bungkusInovasi daun bungkus dalam tulisan kali ini adalah proses menemukan atau bisa disebut juga mengimplementasikan suatu cara  baru dari cara yang sebelumnya sudah ada. Huruf demi huruf terajut menjadi sebuah kalimat yang mudah-mudahan bermakna dan bermanfaat untuk di terapkan.  Artikel dengan judul inovasi daun bungkus lahir dari sebuah pengalaman  beberapa  costomer, dari pengalaman yang disampaikan lewat telepon saya mencoba merangkum sehingga menjadi tulisan yang saya beri judul INOVASI DAUN BUNGKUS. 

PENGALAMAN KE 1 : Saya seorang pekerja lapangan yang selalu mondar-mandir dari proyek satu ke proyek yang lainnya mengunakan sepeda motor,  dan harus naik turun tangga untuk mengecek setiap ruangan.  Saya sangat ingin mengunakan daun bungkus, dengan pekerjaan saya seperti ini apa bisa ? Saat itu Pak Umar bilang, mengunakan daun bungkus otomatis sangat menggangu aktifitas pekerjaan Bapak.  

Dengan  Melakukan pembungkusan selama 10 atau 15  menit  maka keesokan harinya  penis akan membengkak, bengkaknya penis merupakan hal yang wajar  karena reaksi panas yang ditimbulkan oleh daun bungkus. Setelah bengkak penis akan melepuh dan luka, bila sudah luka silakan diobati (lukanya seperti orang disunat). 

Dilain sisi Pak Umar menerangkan metode pembungkusan dengan cara singkat atau tidak lama dengan waktu di bawah 5 menit, pas 5 menit atau bila sudah panas ramuan di lepas dari pangkal penis. Pak Umar menerangkan bahwa metode ini menghindari terjadinya melepuh pada kulit penis andai kata terjadi itupun tidak banyak. 

Trimakasih Pak Umar. Saya mencoba metode begitu panas saya lepas mungkin ± 4 menit.  Keesokan hari  penis hanya bengkak dikit, dan  langsung saya oles minyak kelapa murni untuk meredam panas yang masih tersisa.  Malam berikutnya saya lakukan hal yang sama  sampai malam ke 3. Memang  cara ini sedikit lamban  untuk besar dan diperlukan kesabaran,  saya heppy dengan cara ini walaupun luka hanya lecet-lecet saja dan cepat sembuh.  Bila mau mencoba cara ini silakan, beritahu pelangan lain ya Pak Umar, trimakasih. 

Ini sebuah inovasi yang sekiranya bermanfaat dapat dicoba untuk mendapatkan hasil yang terbaik, dengan berlandaskan niat baik dengan diiringi do’a Insya Allah akan berhasil. 

Daun bungkus
PENGALAMAN KE 2 : Halo apa kabar Pak Umar ? Saya mau berbagi pengalaman menyembuhkan luka  di penis paska pembungkusan dengan daun bungkus. Saya pernah menelpon  Pak Umar  dan bertanya, apakah selain betadin dan bedak ada obat lain untuk menyembuhkan luka ?  Pak Umar tidak berani merekomendasikan obat selain betadin dan bedak, mengenai jawaban bapak saya memaklumi , karena jangan asal-asalan memperbolehkan mengunakan obat diluar pengalaman dan pengetahuan kita. 

Pak Umar……” Saya telah pakai betadin dan bedak tetapi luka lama sembuh dan keluar cairan, saat buang air kecil memang tidak sakit ini menandakan bukan luka dalam, “kata Pak Umar.
Saya ingat waktu di sunat orang tua saya menyembuhkan luka dengan Rivanol dan Sulfanilamide, karena saya berkerja  saya mengunakan kapas dan kain kasa roll untuk membungkus penis saya.

Pengobatan yang saya lakukan begini Pak Umar..”  Setelah lepuhan pecah saya bersihkan  (basuh) dengan tisu kering, kemudian saya  bersihkan juga dengan cairan RIVANOL dengan mengunakan kapas, setelah dirasa sudah bersih saya taburi penis yang luka dengan SULFANILAMIDE,  karena saya harus berangkat kerja takut luka tergesek –gesek dengan celana maka penis  saya tutup dengan kapas kecantikan yang bentuknya kotak setelah semua penis tertutup kapas baru saya balut dengan kain kasa roll dan mengikatnya.  Alhasil  saya tetap dapat beraktivitas tanpa terganggu. Sepulang kantor perban saya lepas dan saya bersihkan dengan RIVANOL dan saya taburi SULFANILAMIDE, bila dirumah tidak saya bungkus karena tidur pake sarung. 
Cara ini saya lakukan selama kurang lebih 1 minggu dan sudah sembuh. Semoga pengalaman saya bermanfaat untuk rekan-rekan yang lain trimakasih

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Bapak Umar
 
Design by : Studio Web - Copyright © 2013. OBAT ALAMI PAPUA - All Rights Reserved
Template by Creating Website - Powered by Blogger